Krisis Tradisi Intelektual Masyarakat Muslim Berbasis Paradigma Dikotomik Ubudiyah-Ilmiyah

Authors

  • Akhmad Ghasi Pathollah Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari Bondowoso, Indonesia Author
  • Misbahul Munir Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari Bondowoso, Indonesia Author
  • Nur Waki'ah Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari Bondowoso, Indonesia Author

Keywords:

Tradisi Intelektual, Masyarakat Muslim, Dikotomi Ubudiyah-Ilmiyah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak dikotomi antara Ubudiyah yang spiritual dan Ilmiyah dalam tradisi intelektual masyarakat Muslim kontemporer. Masalah utama yang diangkat adalah bagaimana ketidakseimbangan antara komitmen spiritual dan perkembangan ilmiah memicu krisis yang menghambat inovasi serta keberlanjutan dalam pemikiran dan praksis Islam. Untuk mengatasi masalah tersebut, pendekatan penelitian kualitatif diterapkan guna memberikan pemahaman mendalam mengenai fenomena ini. Instrumen penelitian utama yang digunakan berupa studi literatur komprehensif terhadap teks-teks keislaman klasik dan kontemporer serta kajian ilmiah terkini. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis naratif untuk memetakan ketegangan konseptual secara sistematis dan mengevaluasi implikasi luasnya secara holistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dikotomi kaku antara aspek spiritual dan ilmiah telah menyebabkan stagnasi intelektual yang parah serta melemahkan dinamika pemikiran Islam. Lebih lanjut, polarisasi ini menciptakan batasan buatan yang memisahkan praktik keagamaan sehari-hari dari kemajuan ilmu pengetahuan. Namun, analisis juga mengidentifikasi peluang signifikan untuk mengintegrasikan kedua dimensi tersebut melalui kerangka kerja yang lebih inklusif dan kontekstual. Integrasi ini memerlukan rekonstruksi mendasar pada paradigma keilmuan yang mampu mengakomodasi pengetahuan spiritual dan empiris secara bersamaan. Konsekuensinya, adopsi perspektif holistik dapat merevitalisasi tradisi intelektual Muslim tanpa harus mengorbankan nilai-nilai inti keagamaan. Berdasarkan temuan tersebut, rekomendasi untuk penelitian selanjutnya adalah fokus pada pengembangan model integratif praktis yang dapat memperkuat tradisi intelektual Muslim secara efektif dalam menghadapi tantangan zaman dengan tetap berlandaskan pada nilai keimanan dan ilmu pengetahuan

Downloads

Published

2025-10-28

How to Cite

Pathollah, A. G. ., Munir, M. ., & Waki'ah, N. . (2025). Krisis Tradisi Intelektual Masyarakat Muslim Berbasis Paradigma Dikotomik Ubudiyah-Ilmiyah. As-Shulhu : Journal of Islamic Tought on Muslim Societies, 1(1), 65-81. https://turatsstudies.com/index.php/asshulhu/article/view/57