Problem Fikih dalam Fenomena Radikalisme atas Nama Agama
Keywords:
Problem Fikih, Radikalisme, atas Nama IslamAbstract
Fenomena radikalisme yang berakar pada pemahaman fikih menjadi tantangan serius dalam menjaga harmoni keberagaman beragama di Indonesia. Latar belakang masalah ini muncul dari adanya interpretasi fikih yang ekstrem dan menyimpang, yang digunakan untuk mendukung aksi kekerasan terhadap kelompok tertentu. Problem statement penelitian ini adalah bagaimana pemahaman fikih yang keliru dapat memicu radikalisme, serta apa faktor-faktor pendukungnya. Kesenjangan penelitian terletak pada minimnya kajian komprehensif mengenai hubungan antara pemahaman fikih dan perilaku radikal di kalangan masyarakat Muslim. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus dan wawancara mendalam terhadap tokoh agama dan komunitas terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interpretasi fikih yang tidak kontekstual dan kurangnya pendidikan agama yang moderat menjadi faktor utama munculnya radikalisme. Pembahasan hasil menggarisbawahi pentingnya penguatan pendidikan fikih yang berorientasi pada nilai-nilai moderasi dan toleransi. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya meliputi pengembangan kurikulum pendidikan agama yang inklusif dan studi longitudinal untuk memantau perubahan persepsi masyarakat terhadap fikih dan radikalisme. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam upaya pencegahan radikalisme berbasis pemahaman fikih yang benar dan moderat
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Desi Susanti, Rofiqi (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
