Implementasi Panca Kesadaran Santri dalam Pola Komunikasi Kiai dan Santri-Khadim dalam Pendidikan Pesantren
Keywords:
Panca Kesadaran Santri, Pola Komunikasi , Kiai dan Santri-KhadimAbstract
Adanya komunikasi menjadikan segala kebutuhan sosial menjadi mudah. Karena komunikasi menjadi sebab akibat terjadinya interaksi sosial. Seperti yang sering kita temukan di Pondok Pesantren Nurul Jadid, interaksi sosial sering terjadi di kalangan kiai dengan santri, pengurus dan lain sebagainya. Dalam pembentukan karakter santri yang berkualitas, Pondok Pesantren Nurul Jadid menitikberatkan pada adanya panca kesadaran santri. Dalam pengimplementasiannya kiai pasti akan menggunakan pola komunikasi yang baik dengan santrinya, sehingga menciptakan santri yang paham akan nilai nilai dari panca kesadaran santri. Namun hal tersebut berbanding terbalik dengan pemahaman seorang khadam akan konstruksi makna yang terkandung dalam panca kesadaran. Sehingga kiai akan mengambil langkah untuk membangun pemahaman khadam dalam mencapai stabilitas kemampuan visionernya dengan menyesuaikan pola komunikasi yang efekti. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknis analisis deskriptif dengan beberapa langkah yaitu: kondensasi, penyajian data, menarik kesimpulan atau verifikasi. Dan keabsahan datanya menggunakan triangulasi teknik. Dalam penelitian ini memperoleh kesimpulan dalam mengimplementasikan panca kesadaran santri kepada khadam diketahui terdapat dua pola yang di gunakan. Pertama, pola komunikasi satu arah antara kiai dengan khadam. Hal tersebut terjadi ketika kegiatan sorogan kitab berlangsung. Kedua, pola komunikasi dua arah antara kiai dengan khadam.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Muhammad Humayni (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.