Bahasa Arab dan Kitab Turats sebagai Dasar Epistemologi Keilmuan Pesantren
Keywords:
Bahasa Arab, Kitab Turats, Epistemologi Keilmuan PesantrenAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Bahasa Arab dan kitab turats sebagai dasar epistemologi keilmuan di pesantren. Fokus utama penelitian adalah keterbatasan pemahaman mendalam santri terhadap kitab turats dan kurangnya strategi pengajaran Bahasa Arab yang kontekstual dalam membangun kompetensi keilmuan Islam. Metode yang digunakan adalah studi pustaka, dengan instrumen pengumpulan data berupa telaah literatur kitab turats, buku referensi pendidikan pesantren, jurnal ilmiah, serta dokumen kurikulum dan bahan ajar. Analisis data dilakukan melalui reduksi informasi untuk menyeleksi konten relevan, penyajian dalam bentuk naratif dan diagram tematik, serta verifikasi melalui triangulasi literatur untuk memastikan validitas interpretasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa penguasaan Bahasa Arab memungkinkan santri memahami teks klasik secara otentik, membangun kerangka epistemologi yang kokoh, dan menumbuhkan kemampuan analisis kritis; kitab turats berfungsi sebagai wahana integratif yang menggabungkan aspek kognitif, moral, dan spiritual; dan pendekatan pedagogis yang kontekstual, termasuk tafsir dan diskusi teks, memperkuat pemahaman keilmuan sekaligus internalisasi nilai-nilai spiritual. Rekomendasi penelitian selanjutnya adalah mengembangkan model pembelajaran Bahasa Arab dan kitab turats berbasis literatur dan pedagogi kontekstual untuk meningkatkan kompetensi keilmuan pesantren secara berkelanjutan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Misbahul Munir, Lia Novita Sari (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.






