Paradigma Qur’ani dalam Membangun Kestabilan Emosional Santri
Keywords:
Paradigma Qur’ani , Kestabilan EmosionalAbstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peran paradigma Qur’ani dalam membangun kestabilan emosional santri. Masalah yang melatarbelakangi penelitian ini adalah tingginya tingkat stres, kecemasan, dan fluktuasi emosi di kalangan santri akibat tekanan akademik, sosial, dan lingkungan pesantren yang kompleks. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi fenomenologi untuk mengeksplorasi pengalaman santri dalam menginternalisasi nilai-nilai Qur’ani. Instrumen penelitian meliputi wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi aktivitas keagamaan untuk memperoleh data yang kaya dan kontekstual. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi pola, makna, dan mekanisme internalisasi nilai Qur’ani dalam pengelolaan emosi santri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa santri yang menerapkan prinsip Qur’ani secara konsisten mampu meningkatkan kesadaran diri dan pengendalian emosi. Selain itu, praktik dzikir, doa, dan tafakur membantu menurunkan tingkat kecemasan dan memperkuat ketenangan mental. Kesadaran spiritual santri berkembang melalui pembiasaan membaca dan memahami ayat-ayat yang relevan dengan pengelolaan stres. Interaksi sosial di lingkungan pesantren menjadi lebih harmonis karena nilai kesabaran dan empati yang diperoleh dari pemahaman Qur’ani. Santri melaporkan peningkatan kemampuan menghadapi konflik internal maupun eksternal dengan lebih tenang. Kestabilan emosional juga mendorong motivasi belajar dan kualitas ibadah yang lebih baik. Secara keseluruhan, paradigma Qur’ani terbukti berkontribusi signifikan terhadap kesejahteraan emosional santri. Rekomendasi penelitian selanjutnya adalah melakukan studi longitudinal untuk menilai dampak jangka panjang penerapan paradigma Qur’ani terhadap kestabilan emosional dan perkembangan karakter santri di berbagai pesantren
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Muhalli, Taufik Hidayaturrahman, Alexa Dinda Destiana (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.






