Analisis Problem Kemampuan Membaca Kitab Kuning di Pesantren
Keywords:
Problem Kemampuan Membaca Kitab Kuning, PesantrenAbstract
Kemampuan membaca Kitab Kuning merupakan salah satu indikator keberhasilan pembelajaran di pesantren. Namun, masih terdapat berbagai kendala yang mempengaruhi tingkat pemahaman santri terhadap kitab klasik tersebut. Latar belakang masalah ini didasari oleh rendahnya tingkat penguasaan membaca dan memahami Kitab Kuning di kalangan santri, yang berdampak pada kualitas pembelajaran dan keberlanjutan tradisi keilmuan pesantren. Problem utama yang diidentifikasi adalah minimnya metode pembelajaran yang efektif serta faktor motivasi santri dalam mempelajari kitab tersebut. Kesenjangan penelitian terletak pada kurangnya studi komprehensif yang mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan membaca Kitab Kuning secara menyeluruh di konteks pesantren tertentu. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner dan wawancara kepada santri dan ustadz. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor motivasi, metode pengajaran, dan fasilitas belajar berpengaruh signifikan terhadap kemampuan membaca Kitab Kuning. Diskusi hasil menegaskan pentingnya inovasi metode pengajaran dan peningkatan motivasi santri untuk meningkatkan kompetensi membaca. Rekomendasi penelitian selanjutnya adalah mengembangkan model pembelajaran berbasis teknologi dan memperluas studi ke berbagai pesantren untuk memperoleh data yang lebih representatif guna mendukung pengembangan strategi pembelajaran yang efektif






